Sunday, 22 August 2010

Tanda-tanda Pria Matre

Wanita mana yang tidak kebat-kebit hatinya ketika bertemu pria tampan dan simpatik? Tentu perhatiannya bisa bikin hati berbunga-bunga. Namun, bagaimana jika di balik sikapnya yang memesona, ia malah sedang menguras kantong Anda. Kalau sampai Anda terjerat, duh, repotnya!

Menurut Cherie Carter-Scott dalam bukunya 'If Love is a Game, These are the Rules', tipe pria gold digger alias pemburu harta ini awalnya memang tergolong royal. Pada awalnya dia menghujani Anda kiriman bunga, cokelat, dan benda-benda unik. Tentunya, Anda bisa luluh pada godaan pria romantis itu.



Pria itu juga populer dengan sebutan pria matre ini pintar melakukan berbagai cara untuk menaklukkan wanita. Sifat matre-nya baru akan kelihatan kalau wanita yang diincar sudah berhasil didapat.

Agar tidak terjerat pesona pria matre, deteksi perilaku pria tipe ini, siapa tahu ia sedang mengincar Anda.

Penampilan metroseksual

Jangan mudah tertarik pada penampilan saja, sebab biasanya penampilan pria matre itu selalu mengikuti tren. Untuk mengenalinya juga bisa dilihat dari cara dia memilih teman. Coba perhatikan, siapa-siapa saja temannya atau mantan-mantannya. Apakah selama ini ia hanya bergaul dengan kalangan berkelas atau tidak.

Banyak alasan saat mengeluarkan uang

Pria tersebut enggan mengeluarkan uang dari kocek sendiri untuk keperluan pasangannya. Ia terlalu pelit dalam masalah pengeluaran. Mengajak kencan, tapi enggan mengeluarkan uang. Dan, kondisi semacam ini berlangsung terus-menerus.

Menuntut pemberian barang mahal

Ciri lainnya, meski terlalu berhitung alias pelit, tapi pria tipe ini bisa royal untuk kesenangannya sendiri. Mereka juga tidak punya rasa sungkan untuk meminta sesuatu dari sang kekasih. Tidak segan-segan, ia bisa menuntut pemberian berupa benda-benda yang bernilai dari Anda.

Tidak jujur tentang kondisi keuangannya

Tipe pria ini tidak mau terbuka soal finansialnya. Sebab, jika sudah terkuak jumlah kekayaannya, ia tak bisa lagi berkelit saat berusaha menguras kantong Anda. Sebaliknya, meski baru kenal, pria ini sangat ingin tahu detail tentang jumlah kekayaan dan penghasilan yang Anda miliki

Read More......

Fosil Pohon Raksasa Ditemukan Warga Sukabumi

Sebuah batang pohon raksasa yang diduga fosil berumur ribuan tahun ditemukan seorang petani Kampung Cikatomas, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, dan menjadi tontonan warga sekitar.

Batang pohon raksasa yang tertanam sedalam dua meter dalam tanah tersebut berwarna hitam, diperkirakan setinggi 20 meter serta diameter sekitar lima meter.

"Penemuan pohon ini sebenarnya sudah enam tahun yang lalu, karena khawatir menjadi gempar dan menjadi kemusyrikan akhirnya saya menyembunyikan penemuan saya ini. Apalagi pohon itu tertanam dalam tanah di areal sawah milik saya," kata Fakih, petani yang menemukan pohon tersebut, kepada ANTARA di Sukabumi, Jumat.



Fakih menemukan fosil pohon tersebut saat sedang mencangkul enam tahun lalu di areal sawah miliknya.

Namun penemuan ini baru terungkap sekitar lima hari yang lalu saat seorang tengkulak membeli hasil pertanian milik Fakih melihat ada pohon raksasa berwarna hitam yang membentang di areal sawah milik petani ini.

Akhirnya, keberadaan pohon tersebut terdengar dari mulut ke mulut dan menjadi tontonan warga baik dari dalam kampung tersebut, bahkan ada yang sengaja datang dari luar untuk melihat pohon yang diduga mempunyai kekuatan magis tersebut.

Fakih menjelaskan, pertama kali dirinya menemukan pohon tersebut pada saat mencangkul sawahnya, tiba-tiba kepala cangkulnya mengenai benda keras. Ternyata, setelah digali ia melihat pohon raksasa yang sudah membatu.

"Saya awalnya mengira benda keras itu adalah batu, tetapi setelah saya gali ternyata pohon raksasa yang sudah membatu," jelasnya.

Ia menambahkan, setelah menemukan pohon ini ia beserta keluarganya sering bermimpi aneh, seperti didatangi seseorang yang melarang dirinya memindahkan pohon ini.

"Keluarga saya sering didatangi orang aneh yang meminta agar keberadaan pohon ini tidak dipindahkan," tambahnya.

Sementara itu seorang warga Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi Dede Wahyudi mengatakan, dirinya sengaja datang jauh-jauh hanya untuk melihat pohon ini.

Selain itu, menurut orang yang sudah melihatnya, katanya pohon ini punya kekuatan magis.

"Saya penasaran apakah benar ada penemuan pohon raksasa yang katanya punya kekuatan magis dan umurnya sudah ribuan tahun," katanya.

Read More......

Rebutan Cowok, Seorang Perempuan Berkelahi Sambil Telanjang

Dua perempuan tiba-tiba membuat kehebohan di depan sebuah kafe di Darwin, Australia. Keduanya berkelahi, salah satunya adu jotos dalam kondisi telanjang.
Tentu saja insiden baku pukul itu menjadi tontonan seru bagi puluhan orang yang sedang bersantap sarapan.



Beberapa saksi mengatakan, perempuan yang berkelahi itu melepaskan pakaiannya dan langsung menyerang lawannya dengan sebuah pukulan bak petinju profesional.
"Kejadian tersebut memang amat mengejutkan," ungkap seorang warga seperti dikutip Northern Territory News, Jumat (20/8/2010).

Tidak hanya memulai berkelahi, perempuan yang telanjang itu kemudian dengan santai berbaring sambil merokok, di depan kafe ternama di Fannie Bay ini. Anak-anak yang berada di sekitar lokasi perkelahian pun langsung dibawa masuk oleh orang tuanya ke dalam kafe, agar tidak dapat melihat pemandangan vulgar tersebut.

Selang beberapa lama kemudian, polisi pun tiba di lokasi tempat kafe itu berada. Mereka pun membawa wanita telanjang pergi dari wilayah publik itu. Tidak jelas apakah perempuan tersebut dalam keadaan mabuk saat baku hantam.

Read More......

TKW Ngamuk di Bandara Ngurah Rai

Tidak jelas penyebabnya, seorang tenaga kerja asal Kupang, Nusa tenggara Timur mengamuk di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali. Diduga, ia mengalami depresi berat setibanya dari Malaysia, Jumat (20/8/2010).

TKW bernama Elizabeth Neno (27) ini berteriak-teriak histeris, sehingga harus dilarikan ke RSUP Sanglah untuk mendapat penanganan dari dokter ahli Jiwa. Saat tiba di Instalasi rawat darurat RSUP Sanglah, Elizabeth kembali mengamuk dan membuat kegaduhan.

Untuk mengantisipasi agar Elizabeth tidak bertindak lebih nekad, tim dokter rumah sakit Sanglah kemudian mengikat tangan dan kakinya di ranjang. Elizabeth lalu diberi obat penenang agar tidak histeris.



“Tadi sebenernya mau berangkat ke Kupang, “ ujar seorang pria yang mengantar Elizabeth ke RSUP Sanglah. Pria yang enggan disebutkan identitasnya ini mengatakan, dirinya hanya disuruh mengantar Elizabeth ke rumah sakit karena mengamuk di Bandara Ngurah Rai saat transit.

Bahkan lelaki ini sempat jadi korban amukan Elizabeth saat dalam perjalanan menuju RSUP Sanglah.“Tadi tangan saya digigit sama dia,” ceritanya.

Belum diketahui penyebab Elizabeth mengalami depresi berat karena harus dilakukan observasi terlebih dahulu. “Itu harus diketahui dulu apa masalahnya yang membuat dia depresi,” ujar Ni Wayan Juniasih, perawat RSUP Sanglah yang menangani Elizabeth.

Sampai saat ini belum ada pihak keluarga Elizabeth yang datang ke rumah sakit Sanglah dan untuk sementara Elizabeth dirawat di bangsal Lely RSUP Sanglah Denpasar.

Read More......

Ayam Berkaki Empat Menghebohkan Warga Depok

Seekor ayam memiliki dua kaki itu sudah kodratnya. Namun, jika memiliki empat kaki dan dua anus, pastinya menjadi luar biasa.
Fenomena itulah yang sedang marak dan menghebohkan warga Jalan Abdul Sahab, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Jumat (20/8).

Menurut warga Sawangan, sudah setahun ini mereka heboh dengan kemunculan ayam berkaki empat. Uniknya, ayam piaraan Suripto semula terlihat normal. Makin hari pertumbuhan ayam menunjukkan keanehan. Dua kaki tambahan tumbuh di belakang badannya.



Suripto mengaku, saat dibeli ayam berbobot lima ons. Kini berat badan piaraannya mencapai lima kilogram. Menanggapi keunikan tersebut, pemuka agama setempat bernama Ustaz Tazma mengimbau warga tidak terpancing hal-hal bersifat musyrik.

Read More......

Saturday, 21 August 2010

Sikat Gigi Saat Puasa, Boleh Enggak Sih?

Berpuasa sepanjang hari, tak hanya menghadirkan lapar dan dahaga. Bau mulut, juga menjadi persoalannya. Jika di hari non puasa kita bisa menyikat gigi di tengah hari, bagaimana di saat puasa? Bolehkah menyikat gigi untuk mengatasi baunya?

Ustad H. Ahmad Zacky, yang biasa disapa Bang Zack, mengutarakan, boleh tidaknya menyikat gigi atau berkumur saat berpuasa masih terjadi keragaman pendapat. Ada yang mengatakan boleh, ada pula yang berpendapat tidak boleh.

"Tetapi, sebagian besar ulama mengatakan hukumnya makruh karena bisa mengurangi pahala puasa. Sebab, jika menyikat gigi bisa saja tanpa sengaja ada yang mengalir ke tenggorokan," ujar Bang Zack, dalam acara buka bersama Pepsodent Herbal, Selasa (25/8), di Crown Hotel, Jakarta.

Bang Zack kemudian menceritakan sebuah kisah di masa Rasulullah Muhammad SAW. Kala itu, ada seorang hakim yang bertanya pada Rasul, apakah dia diperbolehkan berkumur di siang hari saat Ramadhan. Alasan sang hakim, ia seorang pelayan publik dan berhadapan langsung dengan masyarakat umum.

Menjawab pertanyaan ini, ia mengungkapan, meskipun diyakini hukumnya makruh, segala sesuatu dikembalikan pada niat yang melakukannya. Kutip Bang Zack, Rasul pada intinya mengatakan, "Serahkan pada hati dan niatmu. Tanya pada hati dan kembalikan ke niat," kata Bang Zack.



Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Dr. drg. Melanie Sadono Djamil menambahkan, menjaga kesegaran mulut saat berpuasa sama pentingnya dengan menjaga mulut dari kata-kata yang tidak bermanfaat. Salah satu penyebab bau mulut adalah berkurangnya intensitas mengunyah yang mengakibatkan bakteri masih bertahan di rongga mulut.

"Selama bulan puasa, kegiatan mengunyah kan tidak ada. Kegiatan mengunyah itu juga bagian dari cleansing. Nah, selama puasa, kita kan hanya menelan liur saja sehingga bakteri tetap ada," ujar Melanie.

Jadi, kembali lagi kepada masing-masing pribadi mau tetap sikat gigi siang hari atau tidak.

Read More......

10 Kesalahan Saat Menyikat Gigi

Bagaimana kebiasaan Anda menyikat gigi? Sudah melakukan saran dokter untuk menyikat gigi minimal 2 kali dalam sehari? Tak lupa menyikat lidah pula? Ya, Anda bisa saja percaya diri sudah membersihkan gigi dengan baik dan sesuai aturan. Tetapi kadang, ada saatnya Anda lalai dan menganggap hal-hal sepele tidak akan bermasalah pada gigi kuat Anda. Padahal, hal-hal kecil pun bisa mendatangkan masalah di seputar mulut. Apa sajakah?

1. Tidak Menggunakan Sikat Gigi yang Tepat
Jika Anda perhatikan, ada berbagai ukuran sikat gigi ada banyak ragamnya. Richard H Price, DMD, penasihat American Dental Association (ADA) mengatakan, "Jika Anda harus membuka rahang cukup besar untuk membiarkan gagang sikat masuk ke dalam mulut, bisa jadi sikat gigi terlalu besar untuk Anda. Gagangnya pun harus nyaman digenggam, sensasinya harus senyaman saat Anda memegang garpu saat makan. Semakin nyaman sikat gigi Anda, makin sering Anda akan menggunakannya dengan benar."

2. Memilih Bulu Sikat yang Salah
Ada beberapa tipe sikat pada sikat gigi. Ada yang memiliki sudut menyempit, ada yang rata, ada yang pakai karet. Apakah ada satu tipe yang lebih baik? Menurut para dokter gigi di WebMD, tak ada pengaruh lebih. Tampaknya, yang lebih penting adalah teknik membersihkannya ketimbang bentuk sikatnya. Para dokter gigi ADA menyarankan agar memilih sikat yang lembut, jangan yang kasar atau kaku karena bisa merusak/menyakiti gusi. Carilah bulu sikat yang cukup kaku untuk mengangkat plak, tetapi tidak cukup kuat untuk merusak gigi.



3. Kurang Sering atau Kurang Lama
Selama ini kita disarankan untuk menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Namun menurut para dokter di WebMD, tiga kali dalam sehari adalah yang terbaik. Ketika jarak waktu menyikat gigi terlalu jauh, plak bakteri akan menumpuk, bisa membuat radang gusi dan masalah lain pada mulut. Disarankan untuk menyikat gigi setidaknya 2 menit setiap kali, akan lebih baik lagi jika dilakukan selama 3 menit. Angka waktu tersebut sebenarnya tidak terlalu penting, namun dipatok agar kita bisa mempunyai waktu yang cukup untuk membersihkan permukaan gigi.

4. Menyikat Gigi Terlalu Keras atau Terlalu Sering
Seperti disebutkan, menyikat gigi 3 kali dalam sehari memang ideal. Namun, jika terlalu sering, bisa jadi kompulsif. Terlalu sering menyikat gigi, misal 4 kali dalam sehari, bisa membuat akar gigi teriritasi dan menyakiti gusi. Menyikat terlalu keras juga bisa merusak enamel (lapisan teratas gigi). Cara terbaik adalah menyikat gigi secara perlahan dan lembut selama 2-3 menit.

5. Tidak Menyikat dengan Benar
Buat sudut 45 derajat dari garis gusi dan buat gerakan pendek-pendek saat menyikat. Gerakan menyikat panjang di sepanjang garis gusi bisa menyebabkan abrasi pada gusi. Sikatlah perlahan ke arah atas dan bawah dari gigi, jangan dengan gerakan menyamping pada gigi. Buat gerakan sirkular vertikal, jangan horizontal. Lakukan pada bagian permukaan gigi bagian depan, belakang, atas dan bawah serta pada lidah.

6. Selalu Memulai Pada Titik yang Sama
Kebanyakan orang akan memulai pada titik yang sama setiap kali akan mulai menyikat gigi. "Mulailah di tempat-tempat yang berbeda supaya Anda tidak menjadi 'malas' untuk membersihkan titik yang lainnya. Jika Anda memulai di titik yang sama, Anda cenderung semangat di titik tersebut, kemudian malas membersihkan di titik yang terakhir," jelas Price.

7. Melewatkan Bagian Dalam Gigi
Kebanyakan orang ternyata sering kali lupa membersihkan bagian dalam gigi, bagian yang bersentuhan dengan lidah. Plak yang tersembunyi sama pentingnya untuk dibersihkan seperti plak yang terlihat. Titik yang paling sering dilupakan untuk dibersihkan adalah pada bagian dalam gigi depan.

8. Kurang Bersih Membilas
Bakteri bisa tumbuh pada sikat gigi yang lupa dibersihkan. Jika ini terjadi, bakteri tersebut bisa tumbuh dan kembali hinggap pada mulut Anda di sesi penyikatan berikutnya. Bersihkan sikat gigi setelah Anda menggunakannya dan pastikan tak ada yang menyangkut atau pasta gigi yang tersisa.

9. Membiarkan Sikat Gigi dalam Keadaan Basah
Anda pasti sudah tahu bahwa bakteri senang hidup dalam kondisi lembab. Sikat gigi yang basah dan lembab pun akan menjadi tempat favorit bakteri. Tak hanya itu, sikat gigi yang lembab akan merusak bulu sikatnya jika dibiarkan begitu saja. Akan lebih baik jika sikat gigi disimpan tertutup dalam keadaan kering. Biarkan kering, baru tutup dengan tutupnya.

10. Tidak Mengganti Sikat Gigi Cukup Sering
ADA merekomendasikan untuk mengganti sikat gigi setelah 3-4 bulan pemakaian atau langsung ganti ketika bulu sikatnya terlihat mulai rusak. Ketimbang Anda mematok waktu, perhatikan sikat gigi Anda. Saat ini sudah ada sikat gigi yang bulunya diberikan penanda warna. Saat warna memudar, maka sudah waktunya sikat tersebut diganti. Atau ketika Anda menemukan sudah ada bulu sikat gigi yang rontok, atau fleksibilitasnya mulai berkurang, segera ganti.

Read More......